Senin, 31 Januari 2011

Manis Paitnya Kehidupan di Kota Jakarta

Sudah hampir 3 bulan aku bekerja dijakarta, senang, susah sudah aku rasakan, mulai dari gilanya jalanan kota jakarta yang semrawut dan acak-acakan, sampai dengan kerjaan yang penuh dengan tantangan.
Dengan gaji yang kuterima sekarang ini kalu diitung-itung rasanya masih kurang sekali. apa lagi dijakarta ini semua serba mahal..... Untung aku dijakarta ikut dengan keluarga yang baik sekali sehingga aku bisa tetap survive dengan gajiku yang kecil. Itulah jalan keadilan tuhan, tuhan selalu memberikan pertolongan kepada hambanya yang berusaha iklas menjalani hidup ini. Oh iya aku pulang kantor paling awal jam 7 malam tu hampir tiap senin sampai jumat paling2 sampai rumah jam 9-10an... pada saaat pulang biasanya masih menghadapi jalanan jakarta yang gila. kususnya para pengendara motor dan angkot. Kayaknya mereka tidak punya rem semua, asal main nyelonong aja, gx punya adat. hampir aku celaka gara-gara kegilaan mereka. Bagi kalian yang ingin merantau dikota jakarta siapkan mental kalian ya teman-teman.

Sabtu, 04 Desember 2010

PERJUANGAN HIDUP MULAI AKU RASAKAN

Sangat sulit bagi ku untuk pergi jauh dari orang tua ku, kebetulan orang tua ku tinggal mama ku saja, dulu aku yang tidak bisa jauh dari orang tua kini mesti berjuang untuk menjadi seseorang yang lebih kuat, tegar, tabah, sabar dan tentunya agar aku bisa menjadi kebanggan mamaku. Tidak ketinggalan calon istriku tercinta dan ponakan ku tersayang caca marica he...he... aku juga kangen mereka.

Aku merantau dari jawa timur kejakarta, buat aku kota ini benar-benar baru buat aku, aku disini punya impian agar bisa jadi manusia yang lebih dan lebih dari pada aku yang dulu. hari pertama training di PT Prima Buana Internusa aku jalani dengan cukup menyenangkang, aku disana juga bertemu orang-orang baru, kususnya pak cosmas yang selalu membuat suasana kelas training tidak tegang. seminggu kemudian aku mulai on the job training, buat aku ini hari paling berat. Karena kita dituntut buat bisa mencapai target, jujur aku cukup depresi dengan pekerjaan ku ini namun aku tidak mau menyerah aku berharap rekan kerjaku bisa membantu ku. Aku akan terus berjuang dan membuktikan bahwa aku bisa.